Gambar utama untuk Rahasia Koperasi Bisa Awet? Simak 7 Prinsip Rochdale ini!

Rahasia Koperasi Bisa Awet? Simak 7 Prinsip Rochdale ini!

Dipublikasikan pada 11 Desember 2025

Koperasi dikenal sebagai salah satu bentuk usaha yang paling tahan lama di Indonesia. Rahasianya bukan hanya pada sistem simpan pinjam atau usaha bersama, tetapi pada prinsip dasar yang sudah teruji sejak abad ke-19. Prinsip ini dikenal sebagai โ€œ7 Prinsip Rochdaleโ€, yang menjadi fondasi koperasi di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Di sini, kita akan membahas secara singkat apa saja prinsip Rochdale dan mengapa ia menjadi rahasia koperasi bisa awet hingga sekarang.

Sejarah Singkat Prinsip Rochdale Prinsip Rochdale lahir dari sekelompok pekerja di kota Rochdale, Inggris, pada tahun 1844. Mereka mendirikan koperasi untuk melawan praktik perdagangan yang merugikan rakyat kecil. Dari pengalaman itu, lahirlah tujuh prinsip yang kemudian diakui secara internasional sebagai pedoman koperasi.

Di Indonesia, prinsip ini diadopsi dalam UU No. 25 Tahun 1992 dan diperkuat dengan nilai-nilai lokal seperti gotong royong dan keadilan sosial.

7 Prinsip Rochdale

  1. Keanggotaan Bersifat Sukarela Siapa pun boleh bergabung tanpa paksaan. Prinsip ini membuat koperasi terbuka dan inklusif.

  2. Pengelolaan Dilakukan Secara Demokratis Setiap anggota punya hak suara yang sama dalam rapat anggota. Tidak ada dominasi oleh segelintir orang.

  3. Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) yang Adil Keuntungan koperasi dibagi sesuai jasa masing-masing anggota, bukan berdasarkan besarnya modal.

  4. Pemberian Balas Jasa pada Modal Modal anggota tetap dihargai, tetapi balas jasanya terbatas agar tidak mengalahkan kepentingan bersama.

  5. Kemandirian Koperasi berdiri di atas kekuatan sendiri, tidak bergantung pada pihak luar.

  6. Pendidikan Perkoperasian Anggota didorong untuk belajar tentang koperasi agar bisa mengelola dengan baik dan berkelanjutan.

  7. Kerja Sama Antar Koperasi Koperasi tidak berjalan sendiri, tetapi saling mendukung untuk memperkuat gerakan ekonomi rakyat.

Nilai Merah Putih dalam Prinsip Rochdale Dalam konteks Indonesia, prinsip Rochdale diperkaya dengan nilai khas bangsa:

  • Gotong Royong: kolaborasi desa untuk usaha bersama.
  • Kemandirian Bangsa: koperasi sebagai benteng melawan rentenir.
  • Keadilan Sosial: SHU dikembalikan untuk kesejahteraan desa.

Nilai ini membuat koperasi di Indonesia bukan hanya lembaga ekonomi, tetapi juga gerakan sosial yang memperkuat identitas nasional.

Mengapa Prinsip Ini Membuat Koperasi Awet? Prinsip Rochdale menjaga koperasi tetap relevan karena:

  • Menjamin keterbukaan dan keadilan bagi semua anggota.
  • Mencegah dominasi modal besar.
  • Menumbuhkan rasa memiliki dan tanggung jawab bersama.
  • Mendorong pendidikan agar koperasi terus berkembang.
  • Memperkuat jaringan antar koperasi sehingga lebih tahan terhadap krisis.

Dengan prinsip ini, koperasi tidak mudah goyah meski menghadapi tantangan zaman.

7 Prinsip Rochdale adalah rahasia mengapa koperasi bisa bertahan lama. Prinsip ini bukan hanya aturan teknis, tetapi juga filosofi hidup yang menekankan demokrasi, keadilan, dan gotong royong.

Di Indonesia, prinsip Rochdale berpadu dengan nilai Merah Putih sehingga koperasi menjadi lebih dari sekadar usaha bersama. Ia adalah gerakan ekonomi kerakyatan yang mampu memperkuat desa, melawan kemiskinan, dan menjaga kemandirian bangsa.